Ekspektasi Perilaku Pada Proses Pemilu

Untuk mendorong terjadinya proses pemilu yang terbuka, ramah, dan positif, Komite Pemilu meminta agar para kandidat, relawan, dan anggota untuk mengikuti peraturan sederhana berikut selama kegiatan pemilu resmi berlangsung:

  • Hindari kata-kata yang bersifat menghina, termasuk di dalamnya yang berkaitan dengan cacat fisik atau mental.
  • Hormati netralitas gender dan/atau preferensi kata ganti orang.
  • Bicarakan perilaku atau ucapan kandidat, bukan orangnya. Contoh: Katakan “X tidak membahas kekhawatiran Y” daripada “X adalah orang yang tidak pengertian.”
  • Tidak boleh menggunakan akses/sarana OTW (Organisasi untuk Karya Transformatif), atau meminta orang lain untuk menggunakan sarana/akses mereka, untuk mengganggu, menguntit, memata-matai, atau mengancam relawan, anggota, atau kandidat manapun.
  • Tidak boleh mengganggu jalannya pencalonan kandidat mana pun yang mungkin berada di posisi di bawah Anda.
  • Hindari mengungkapkan identitas siapa pun. Ini berarti menghindari menghubungkan persona yang berkaitan dengan penggemar, nama yang digunakan di dalam OTW, dan/atau nama resmi (atau perbuatan apapun yang dapat dihubungkan dengan nama-nama ini), tanpa izin yang jelas dari orang tersebut. Pengungkapan identitas akan mengakibatkan penghapusan hak memilih atau, untuk kasus kandidat, penghapusan dari surat suara.
  • Tidak boleh menyuap siapa pun dengan uang, karya-karya penggemar, atau bentuk-bentuk lainnya. Penyuapan dapat berakibat penghapusan hak memilih atau penghapusan dari surat suara.